Ada tulisan yang selesai dibaca dalam beberapa menit, tetapi tinggal di kepala selama bertahun-tahun. Kita kembali mengingat satu kalimat, bukan karena kalimat itu rumit, melainkan karena ia menemukan sesuatu yang sudah lama kita rasakan.
Membaca dengan pelan memberi kesempatan pada pikiran untuk ikut bekerja. Kita berhenti, menghubungkan gagasan, dan membiarkan makna datang tanpa dipaksa.
Barangkali tujuan membaca bukan selalu mengumpulkan sebanyak mungkin halaman. Kadang, satu paragraf yang benar-benar kita pahami sudah cukup.